Note — a concession to the algorithms. Drafted for search engines; not recommended for pleasure reading.

HomeGlossary › Bir

Bir dalam Parfum | Première Peau

MINUMAN  /  segar · kaya · manis
Bir
Bir perfume ingredient
CategoryMINUMAN
Subcategorysegar · kaya · manis
Origin
VolatilityNada Tengah
BotanicalN/A — konsep olfaktori (minuman dari Hordeum vulgare + Humulus lupulus)
AppearanceN/A — konsep penciuman
Odor StrengthSedang
Producing CountriesN/A — konsep penciuman
PyramidHati

Ragi, malt, hangat seperti roti dengan pinggiran hop yang pahit. Aroma pub saat tutup -- biji-bijian difermentasi melewati rasa manis menjadi sesuatu yang lebih kaya.

  1. Scent
  2. The Full Story
  3. Fun Fact
  4. Extraction & Chemistry
  5. In Perfumery
  6. See Also

Scent

Beragi dan seperti roti pada intinya, dengan pinggiran hijau-herbal pahit dari hop. Ada rasa manis malt di bawahnya -- bukan manisan kembang gula, tapi manis seperti biji-bijian, seperti kulit adonan penghuni pertama yang segar. Bir yang lebih ringan cenderung renyah dan bersih; bir putih yang lebih gelap dipanggang, kehangatannya hampir seperti kopi. Karbonasi tidak ada dalam aromanya; yang tersisa hanyalah biji-bijian, ragi, dan rasa pahit.

Evolution over time

Immediately

Immediately

After a few hours

After a few hours

After a few days

After a few days

The Full Story

Bir adalah perpaduan fantasi dalam wewangian, yang merekonstruksi aroma biji-bijian yang difermentasi menggunakan komponen sintetis dan alami malt, ragi, hoppy, dan sedikit pahit. Tidak ada ekstrak bir yang digunakan dalam wewangian; kesannya dibangun dari awal.

Catatan bir memerlukan pelapisan: kehangatan roti dan ragi dari bahan laktonik dan fermentasi; tepian herbal hijau pahit dari senyawa seperti hop; dan rasa manis malt dari karamel dan jenis biji-bijian. Hasilnya bertujuan untuk menangkap tidak hanya cairan tetapi juga atmosfernya -- keran kayu ek, batang kayu, sedikit rasa manis dari bir yang tumpah.

Kesepakatan bir kadang-kadang muncul dalam wewangian yang nikmat dan baru, dan lebih halus dalam komposisi yang mencari suasana 'pub' atau 'brasserie'. Sisi malty-warm juga dapat berfungsi sebagai tekstur latar belakang dalam komposisi Oriental dan kayu yang hangat.

Did You Know?

Did you know?
Resep bir tertua yang masih ada adalah puisi Sumeria yang disebut 'Nyanyian Rohani Ninkasi' (sekitar tahun 1800 SM), yang menggambarkan proses pembuatan bir dalam syair. Bangsa Sumeria menganggap Ninkasi sebagai dewi bir.

Extraction & Chemistry

Extraction method: Tidak ada satu pun bahan yang diekstraksi. Kesepakatan bir dibuat ulang dari komponen malt, ragi, hoppy, dan sedikit pahit.

Molecular FormulaN/A — konsep penciuman
CAS NumberN/A — minuman fermentasi, bukan zat tunggal
Botanical NameN/A — konsep olfaktori (minuman dari Hordeum vulgare + Humulus lupulus)
IFRA StatusTidak ada pembatasan yang diketahui
Synonymsale, lager, stout, porter, pilsner
Physical Properties
Odor StrengthSedang
AppearanceN/A — konsep penciuman

In Perfumery

Bir berfungsi sebagai nada hati fantasi dalam komposisi gourmand, atmosferik, dan unik. Aksen ini dibangun dari bahan-bahan yang beraroma ragi, malt, dan pahit-hijau. Digunakan untuk membangkitkan suasana pub, suasana brasserie, dan kehangatan yang ramah. Sisi malt dapat secara halus menghangatkan komposisi Oriental yang resin dan kayu pada tingkat jejak.

See Also

Premiere Peau Perfumery Glossary. Explore all 75 ingredient entries