Myrha dalam Perfumery | Première Peau
| Category | RESIN DAN BALSA |
| Subcategory | resin · pahit · berasap |
| Origin | |
| Volatility | Nada Dasar |
| Botanical | Commiphora myrrha (Nees) Engl. |
| Appearance | pasta cokelat kemerahan |
| Odor Strength | Sedang |
| Producing Countries | Ethiopia, Kenya, Oman, Somalia, Yaman |
| Pyramid | Dasar |
Gelap, pahit, seperti obat. Kemenyan berbau seperti melarutkan gumpalan getah tua dalam air panas — panas balsamik, gigitan tajam seperti yodium, dan sedikit manis yang tersembunyi di bawah kekeringan antiseptik. Jika kemenyan terang dan terpenik, maka mur adalah pekat dan penuh perasaan.
Scent
Evolution over time
Immediately
After a few hours
After a few days
Terroir & Origins
Indicative 2025 wholesale prices.
The Full Story
Did You Know?
Extraction & Chemistry
Extraction method: Air mata resin dipanen dengan menggores kulit pohon Commiphora myrrha; eksudat mengeras selama 1–2 minggu dan dikumpulkan secara manual. Somalia dan Ethiopia adalah negara penghasil utama. Distilasi uap air dari air mata resin: menghasilkan 4–8% minyak esensial. Minyak yang dihasilkan berwarna kuning-amber hingga cokelat kehijauan, didominasi oleh furanoseskuiterpen. Ekstraksi CO2 superkritis: menangkap seskuiterpen dan triterpenoid yang lebih berat yang hilang dalam distilasi uap, menghasilkan profil olfaktori yang lebih lengkap dan lebih mendekati resin kasar. Ekstraksi pelarut menghasilkan absolute — lebih gelap, lebih padat, dan lebih balsamik dibandingkan minyak esensial. Resinoid juga tersedia secara komersial.
↑ See Terroir & Origins for origin-specific methods.
| Molecular Formula | C₁₅H₁₈O (Furanoeudesma-1,3-diena, zat bau utama) · C₁₅H₂₂O (Kurzerena) |
| CAS Number | 8016-37-3 |
| Botanical Name | Commiphora myrrha (Nees) Engl. |
| IFRA Status | Tidak ada larangan menyeluruh untuk minyak esensial mur. Resinoid/absolut mur: dibatasi sesuai Amandemen IFRA ke-51 (perhatian terhadap sensitisasi, batas khusus kategori). Verifikasi batas spesifik bentuk sesuai standar IFRA terkini. |
| Synonyms | MIRRA · MOR · KOMIFORA · GETAH PAHIT · HEERABOL |
| Physical Properties | |
| Odor Strength | Sedang |
| Lasting Power | 400 jam pada 100,00% |
| Appearance | pasta cokelat kemerahan |
| Flash Point | > 200,00 °F. TCC ( > 93,33 °C. ) |
| Specific Gravity | 0,98800 hingga 1,01700 @ 25,00 °C. |
| Refractive Index | 1,51700 hingga 1,52800 @ 20,00 °C. |
In Perfumery
Myrh adalah jangkar nada dasar dalam dupa, komposisi Oriental, dan suci. Ia memberikan penyeimbang gelap dan balsamik terhadap bahan resin yang lebih cerah — terutama kemenyan, yang telah dipadukan dengannya sejak zaman kuno. Dalam wewangian Oriental, myrh memperkuat dasar resin hangat bersama benzoin, labdanum, dan vanila. Dalam chypre, ia memperkenalkan kedalaman pahit dan medis yang mencegah komposisi menjadi terlalu manis. Secara fungsional, myrh berperan sebagai fiksatif dan pengubah suasana. Ketahanannya sedang dibandingkan dengan fiksatif sintetis, tetapi nilai sebenarnya adalah tonalitasnya: ia menciptakan rasa kedalaman, usia, dan bobot yang jarang ditiru oleh bahan alami lain. Ekstrak CO2 mempertahankan sisi yang lebih berat dan kompleks dibandingkan minyak hasil distilasi uap dan umumnya lebih disukai dalam wewangian mewah. Myrh berpasangan secara struktural dengan kemenyan (kecerahan melawan kegelapan), benzoin (memperkuat kehangatan balsamik), labdanum (memperkuat dasar amber-resin), dan mawar (di mana ia menambahkan bayangan pada transparansi floral). Ia sangat penting dalam setiap akord dupa yang serius.
See Also
Premiere Peau Perfumery Glossary. Explore all 75 ingredient entries