HomeGlossary › Oak

Oak dalam Perfumery | Premiere Peau

KAYU DAN LUMUT  /  kayu · kaya · hangat
Oak
Oak perfume ingredient
CategoryKAYU DAN LUMUT
Subcategorykayu · kaya · hangat
Origin
VolatilityNada Dasar
BotanicalQuercus robur / Quercus alba
AppearanceCairan kental berwarna kuning pucat hingga amber
Odor StrengthSedang
Producing CountriesPrancis, Amerika Serikat, Spanyol
PyramidDasar

Kayu yang tanin, kering, sedikit vanila. Kayu ek beraroma seperti bilah tong anggur atau bagian dalam pintu gereja berabad-abad: padat, hangat, sepat, dengan manis lactone di bawahnya.

  1. Scent
  2. Terroir & Origins
  3. The Full Story
  4. Fun Fact
  5. Extraction & Chemistry
  6. In Perfumery
  7. See Also

Scent

Kayu kering, tanin, astringen dengan kehangatan vanili di bawahnya. Kayu ek panggang bergeser menuju aroma kelapa, vanila, dan cengkeh dari lakton, vanilin, dan eugenol. Kurang bergetah dibandingkan cedar, kurang lembut dibandingkan cendana, lebih struktural dibanding keduanya.

Evolution over time

Immediately

Immediately

After a few hours

After a few hours

After a few days

After a few days

Terroir & Origins

Indicative 2025 wholesale prices.

The Full Story

Kayu ek (Quercus spp.) berkontribusi pada dunia parfum melalui beberapa bentuk: oakmoss (sejenis lumut pada kulit kayu ek), absolute ek dari serpihan kayu, dan yang paling penting, karakter kaya laktone dari kayu ek panggang yang digunakan dalam pembuatan tong. Aroma yang paling sering diasosiasikan orang dengan kayu ek sebenarnya adalah laktone ek (laktone wiski), yang menghasilkan aroma kelapa-vanila-kayu dari minuman beralkohol yang disimpan dalam tong.

Kayu ek itu sendiri beraroma lebih kering dan lebih tanin: seperti membelah kayu segar. Memiliki kualitas astringen dan beraroma kulit dari tanin serta sedikit manis dari prekursor vanilin dalam lignin.

Dalam parfum, aroma kayu ek berfungsi sebagai elemen dasar yang menambah struktur dan tulang punggung tanin. Mereka menjembatani keluarga aroma kayu dan kulit serta menjadi dasar bagi komposisi chypre, fougere, dan kayu-aromatik.

Did You Know?

Did you know?
Isomer cis dari whiskey lactone kira-kira sepuluh kali lebih kuat daripada isomer trans. Kayu ek putih Amerika (Q. alba) menghasilkan lebih banyak cis-lactone dibandingkan kayu ek Eropa (Q. robur), itulah sebabnya bourbon memiliki aroma kelapa yang lebih dominan dibandingkan karakter barel Bordeaux.

Extraction & Chemistry

Extraction method: Absolut kayu ek melalui ekstraksi pelarut dari serpihan kayu. Untuk karakter barel, para ahli parfum menggunakan whiskey lactone (CAS 39212-23-2) dan molekul terkait.

↑ See Terroir & Origins for origin-specific methods.

Molecular FormulaCampuran kompleks (minyak esensial)
CAS Number68917-10-2
Botanical NameQuercus robur / Quercus alba
IFRA StatusTidak ada pembatasan yang diketahui
Synonymskayu ek, absolut ek, chêne
Physical Properties
Odor StrengthSedang
Lasting Power200 jam
AppearanceCairan kental berwarna kuning pucat hingga amber
Specific Gravity0,950 hingga 1,010 @ 25 °C (absolut)

In Perfumery

Nada dasar yang memberikan struktur tanin dan tulang punggung kayu kering. Aroma utama: lakton wiski, vanilin, eugenol, guaiakol. Menghubungkan keluarga kayu dan kulit. Berfungsi sebagai jangkar struktural dalam komposisi chypre, fougere, dan kayu-aromatik.

See Also

Premiere Peau Perfumery Glossary. Explore all 75 ingredient entries