Lada Hitam dalam Perfumery | Première Peau
| Category | REMPAH-REMPAH |
| Subcategory | pedas · hangat · kayu |
| Origin | |
| Volatility | Nada Hati |
| Botanical | Piper nigrum |
| Appearance | Cairan kuning pucat hingga amber |
| Odor Strength | Tinggi |
| Producing Countries | India, Indonesia, Madagaskar, Vietnam |
| Pyramid | Hati |
Kayu retak, kehangatan kering, sentakan terpenik — tanpa panas sama sekali. Minyak lada hitam adalah bayangan dari rempah: semua yang tercium hidung saat Anda menggiling merica, tanpa rasa apa pun yang dirasakan lidah.
Scent
Evolution over time
Immediately
After a few hours
After a few days
Terroir & Origins
Indicative 2025 wholesale prices.
The Full Story
Did You Know?
Extraction & Chemistry
Extraction method: Distilasi uap dari merica kering yang dihancurkan. Hasil: 2-3% berdasarkan berat bahan baku (100 kg merica kering menghasilkan sekitar 2-3 kg minyak). Proses distilasi berlangsung 5-30 jam tergantung skala dan peralatan. Piperin (senyawa pedas, CAS 94-62-2, MW 285,34 g/mol) tetap berada di residu padat — meleleh pada 128-131°C tetapi terdekomposisi sebelum menguap. Minyak yang dihasilkan adalah kompleks hidrokarbon monoterpena (limonena, sabinena, alfa-pinen, beta-pinen, delta-3-karena) dan hidrokarbon seskuiterpena (terutama beta-kariofilena), dengan fraksi teroksigenasi minor. Ekstraksi CO2 menghasilkan profil yang lebih kaya dengan kandungan beta-kariofilena lebih tinggi (hingga 25%). Asal utama: India (Malabar, Tellicherry), Vietnam, Indonesia (Lampong/Sumatra), Sri Lanka, Madagaskar.
↑ See Terroir & Origins for origin-specific methods.
| Molecular Formula | N/A — minyak esensial kompleks (kunci: piperin C₁₇H₁₉NO₃, beta-kariofilen C₁₅H₂₄) |
| CAS Number | 8006-82-4 |
| Botanical Name | Piper nigrum |
| IFRA Status | Dapat diterima |
| Synonyms | lada hitam, lada putih, lada hijau |
| Physical Properties | |
| Odor Strength | Tinggi |
| Appearance | Cairan kuning pucat hingga amber |
| Boiling Point | 166,00 °C. @ 760,00 mm Hg |
| Flash Point | 122,00 °F. TCC ( 50,00 °C. ) |
| Specific Gravity | 0,87000 sampai 0,89000 @ 25,00 °C. |
| Refractive Index | 1,48400 sampai 1,48600 @ 20,00 °C. |
In Perfumery
Lada hitam berfungsi sebagai pengubah nada tengah, bukan sebagai tokoh utama. Nilainya bersifat tekstural: kehangatan kering dan terpenik yang membuat bunga halus menjadi kasar, mempertajam pembukaan sitrus, dan menambah dimensi pada dasar kayu tanpa rasa manis. Dalam komposisi oriental, lada memberikan rasa rempah tanpa bantuan kayu manis-gula. Dalam struktur segar-rempah, lada menciptakan sensasi kehangatan di tingkat kulit — lebih dekat ke gesekan daripada api. Beta-kariofilen, seskuiterpena dominan, juga ditemukan dalam kuncup cengkeh, balsam copaiba, dan hop, yang menjelaskan afinitas alami lada dengan bahan-bahan ini. Lada berfungsi sebagai molekul penghubung antara register rempah dan kayu. Fraksi monoterpena (limonena, sabinena, alfa-pinen) memberikan dorongan dan kilau pada menit-menit pertama pemakaian sebelum menguap, meninggalkan tubuh seskuiterpena yang lebih hangat terbuka. Lada penting secara struktural dalam keluarga fougère, chypre, dan aromatik-rempah. Lada berpasangan secara fungsional dengan vetiver, nilam, dan kemenyan dalam komposisi berat dasar di mana ia mencegah kekaburan dengan memperkenalkan kontras terpenik.
See Also
Premiere Peau Perfumery Glossary. Explore all 75 ingredient entries