HomeGlossary › Karet

Karet dalam Parfum | Première Peau

RESIN DAN BALSA  /  segar · berkayu · hijau
Karet
Karet perfume ingredient
CategoryRESIN DAN BALSA
Subcategorysegar · berkayu · hijau
Origin
VolatilityNada Dasar
BotanicalN/A — konsep penciuman (sumber alami: Hevea brasiliensis)
AppearanceN/A — konsep penciuman
Odor StrengthTinggi
Producing CountriesBrasil, Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam
PyramidDasar

Gelap, belerang, dengan rasa manis berasap. Bau karet seperti ban baru yang masih hangat dari cetakannya -- industri, sedikit tajam, anehnya menarik dibandingkan semua bau terlarang.

  1. Scent
  2. Terroir & Origins
  3. The Full Story
  4. Fun Fact
  5. Extraction & Chemistry
  6. In Perfumery
  7. See Also

Scent

Gelap, belerang, hangat, dengan rasa manis yang aneh di bawah bagian atas yang tajam. Lebih banyak bahan kimia dibandingkan asap ban, kurang bersih dibandingkan lateks. Benzothiazole memberikan kesan inti karet -- bau yang langsung dapat dikenali dan tidak mungkin tertukar dengan bau alami apa pun. Kualitas gosong yang samar menambah kedalaman.

Evolution over time

Immediately

Immediately

After a few hours

After a few hours

After a few days

After a few days

Terroir & Origins

Indicative 2025 wholesale prices.

The Full Story

Karet dalam wewangian mengacu pada bau khas karet alam atau sintetis yang divulkanisasi -- bau polimer isoprena yang panas, belerang, dan sedikit manis yang berikatan silang dengan belerang. Bau utama termasuk benzothiazole (bau 'karet' utama), dimetil sulfida, karbon disulfida, dan berbagai produk sampingan vulkanisasi.

Catatan tersebut sengaja bersifat industrial, transgresif, dan urban. Baunya sama provokatifnya dengan bensin, aspal, dan korek api -- bau yang secara teknis tidak menyenangkan tetapi membawa nostalgia atau perasaan emosional yang kuat. Dalam bidang wewangian khusus, karet telah digunakan untuk melambangkan ban, jalan yang basah karena hujan, pakaian jimat, dan interior mobil baru.

Secara fungsional, karet berfungsi sebagai pengubah gelap belerang di zona jantung-ke-pangkal. Ini memberikan tekstur industri dan rasa modernitas atau keunggulan perkotaan. Pada tingkat yang sangat rendah, benzothiazole dapat menambahkan kualitas 'mekanis' yang tidak disadari pada bahan kulit atau bahan smoke tanpa terlalu kenyal.

Did You Know?

Did you know?
Benzothiazole, molekul yang paling bertanggung jawab atas bau karet, dapat terdeteksi oleh hidung manusia pada konsentrasi serendah 0,08 bagian per miliar -- menjadikan karet sebagai sinyal penciuman yang kuat di dunia industri.

Extraction & Chemistry

Extraction method: Tidak ada ekstraksi dari karet asli. Catatan ini dicapai secara sintetis, terutama melalui benzothiazole (CAS 95-16-9) dan heterosiklik belerang terkait.

↑ See Terroir & Origins for origin-specific methods.

Molecular FormulaN/A — konsep olfaktori (karet alam: cis-1,4-poluisoprena [C₅H₈]ₙ)
CAS NumberN/A — konsep penciuman
Botanical NameN/A — konsep penciuman (sumber alami: Hevea brasiliensis)
IFRA StatusTidak ada pembatasan yang diketahui
Synonymslateks, karet
Physical Properties
Odor StrengthTinggi
Lasting Power24+ jam
AppearanceN/A — konsep penciuman

In Perfumery

Karet adalah perjanjian industri transgresif yang berfungsi dari hulu ke hilir. Ini memberikan tekstur perkotaan dan keunggulan mekanis. Molekul intinya adalah benzothiazole, dengan dimetil sulfida dan karbon disulfida sebagai pendukung nada sulfur. Pada tingkat terkecil, ini menambahkan kualitas industri bawah sadar pada kesepakatan kulit dan asap. Pada dosis yang lebih tinggi, hal ini sengaja dibuat provokatif. Digunakan dalam komposisi urban, fetish, industrial, dan avant-garde.

See Also

Premiere Peau Perfumery Glossary. Explore all 75 ingredient entries