HomeGlossary › Gula

Gula dalam Perfumery | Première Peau

BAU MANIS DAN GOURMAND  /  manis · hangat · kaya
Gula
Gula perfume ingredient
CategoryBAU MANIS DAN GOURMAND
Subcategorymanis · hangat · kaya
Origin
VolatilityNada Tengah
BotanicalSaccharum officinarum (tebu) / Beta vulgaris (bit gula)
AppearancePadatan kristal putih (dimurnikan); coklat saat mentah
Odor StrengthSedang
Producing CountriesBrasil, Tiongkok, India
PyramidHati

Manisnya murni tanpa rasa. Kristal, bersih, dan hampir abstrak -- aroma gula pasir putih lebih samar dari yang Anda harapkan, lebih banyak mineral daripada buah.

  1. Scent
  2. Terroir & Origins
  3. The Full Story
  4. Fun Fact
  5. Extraction & Chemistry
  6. In Perfumery
  7. See Also

Scent

Hampir tidak ada, kristal, dan manis secara abstrak. Seperti memasukkan hidung Anda ke dalam sekantong gula pasir -- baunya lebih sedikit dari yang Anda harapkan. Rasa manis yang samar dan bersih dengan mineral, kualitas hampir berkapur. Tidak ada buah, tidak ada yang dipanggang. Hanya hantu manisnya.

Evolution over time

Immediately

Immediately

After a few hours

After a few hours

After a few days

After a few days

Terroir & Origins

Indicative 2025 wholesale prices.

The Full Story

Gula (sukrosa, C12H22O11) secara teknis tidak berbau dalam bentuk kristal murni. Apa yang kita rasakan sebagai bau gula sebenarnya adalah aroma sisa-sisa pengotor, sisa pengolahan, dan produk reaksi Maillard yang terbentuk saat gula dipanaskan.

Dalam wewangian, gula adalah kesepakatan fantasi yang menangkap manisnya konseptual gula -- bukan rasa manis tertentu, melainkan rasa manis itu sendiri. Tantangannya adalah menciptakan kesan manis murni tanpa kekhususan vanilla, karamel, madu, atau buah.

Etil maltol adalah molekul tunggal yang paling dekat dengan bau gula murni. Ini secara khusus dikembangkan untuk memberikan rasa manis seperti permen kapas dalam aplikasi wewangian dan makanan. Pada dosis rendah, rasanya manis abstrak; pada dosis yang lebih tinggi, itu menjadi permen kapas.

Perfumer dapat menggabungkan etil maltol dengan musk transparan dan aldehida yang hampir tidak terlihat untuk menghasilkan kecerahan kristal. Hasilnya harus terasa seperti gagasan tentang rasa manis, bukan makanan manis tertentu.

Dalam suatu komposisi, gula berfungsi sebagai pengubah rasa manis -- membuat nada lain menjadi lebih manis tanpa menambahkan karakternya sendiri.

Did You Know?

Did you know?
Sukrosa murni pada dasarnya tidak berbau -- bau manis yang kita kaitkan dengan gula berasal dari sisa-sisa pengotor yang mudah menguap dan produk penguraian. Ketika gula dipanaskan hingga 160C, gula mulai menjadi karamel, menghasilkan lebih dari 100 senyawa aromatik yang berbeda termasuk diacetyl, maltol, dan furanon.

Extraction & Chemistry

Extraction method: Etil maltol, molekul utama bau gula, sepenuhnya sintetis (CAS 4940-11-8). Sukrosa murni hampir tidak berbau.

↑ See Terroir & Origins for origin-specific methods.

Molecular FormulaC12H22O11
CAS Number57-50-1
Botanical NameSaccharum officinarum (tebu) / Beta vulgaris (bit gula)
IFRA StatusTidak ada pembatasan yang diketahui
Synonymssukrosa, glukosa, fruktosa
Physical Properties
Odor StrengthSedang
AppearancePadatan kristal putih (dimurnikan); coklat saat mentah
Boiling Point697,11 °C. @ 760,00 mm Hg (perkiraan)
Flash Point708,00 °F. TCC (375,40 °C.) (perkiraan)
Melting Point185,00 sampai 186,00 °C. @ 760,00 mm Hg

In Perfumery

Pengubah dalam komposisi apa pun membutuhkan rasa manis yang transparan. Berfungsi sebagai penguat rasa manis tanpa identitas rasa tertentu. Etil maltol adalah molekul utama. Digunakan pada tingkat jejak untuk mengangkat dan mempermanis tanpa menambahkan karakter vanila, karamel, atau buah. Utilitas universal di seluruh keluarga.

See Also

Premiere Peau Perfumery Glossary. Explore all 75 ingredient entries