HomeGlossary › Kayu Jati

Kayu Jati dalam Parfum | Première Peau

KAYU DAN lumut  /  berkayu · hangat · kaya
Kayu Jati
Kayu Jati perfume ingredient
CategoryKAYU DAN lumut
Subcategoryberkayu · hangat · kaya
Origin
VolatilityNada Dasar
BotanicalTectona grandis
AppearanceCairan kental berwarna kuning pucat hingga amber
Odor StrengthSedang
Producing CountriesIndia, Indonesia, Myanmar, Thailand
PyramidDasar

Kering, kasar, dan sedikit berasap — kayu jati berbau seperti dek kapal yang dihangatkan sinar matahari dan disilangkan dengan kulit tua. Minyak alami kayunya memberikan karakter yang agak tajam dan hangat, tidak seperti kayu keras tropis lainnya.

  1. Scent
  2. Terroir & Origins
  3. The Full Story
  4. Fun Fact
  5. Extraction & Chemistry
  6. In Perfumery
  7. See Also

Scent

Kering, hangat, dan agak kasar dengan warna dasar berasap-pedas. Kurang manis dibandingkan kayu cendana, kurang hijau dibandingkan kayu cedar, kurang mengandung resin dibandingkan oud. Jati memiliki ciri khas yang sedikit tajam, kualitas berminyak — seperti kayu tua yang telah diminyaki dan dijemur. Bagian kulitnya bersih dan kering, tidak lembek. Dibandingkan dengan kayu keras tropis lainnya, jati terlihat lebih maskulin dan keras, dengan sedikit mineral.

Evolution over time

Immediately

Immediately

After a few hours

After a few hours

After a few days

After a few days

Terroir & Origins

Indicative 2025 wholesale prices.

The Full Story

Minyak jati dalam parfum berasal dari Tectona grandis, kayu keras tropis asli Asia Tenggara — terutama Myanmar, India, Thailand, dan Indonesia. Ekstrak kayu (CAS 93334-56-6) diperoleh melalui distilasi uap atau ekstraksi pelarut dari serpihan kayu. Komposisi kimianya kompleks: studi pyrolysis-GC/MS telah mengidentifikasi lebih dari 60 senyawa dalam kayu inti jati, termasuk 2-metilanthraquinone (molekul yang bertanggung jawab atas ketahanan jati terhadap degradasi biologis), berbagai asam organik, dan senyawa fenolik.

Karakter Aroma

Aroma jati adalah kayu, hangat, dan sedikit beraroma kulit dengan aksen berasap. Aromanya lebih kering dan lebih sederhana dibandingkan cendana, kurang berasap dibandingkan kayu guaiac, dan lebih eksotis dibandingkan kayu cedar. Kandungan minyak alami seperti karet pada jati memberikan kualitas sedikit tajam yang khas — ketajaman yang unik pada jati. Dalam parfum, nada ini kadang-kadang direkonstruksi sebagian, karena minyak jati murni tidak banyak tersedia dalam kualitas parfum.

Kayu

Tectona grandis menghasilkan kayu yang tahan lama di dunia. Kandungan minyak alaminya membuatnya hampir kebal terhadap air, rayap, dan pembusukan jamur — kualitas yang menjadikannya pilihan utama untuk pembuatan kapal di Asia Tenggara dan kemudian dalam konstruksi angkatan laut Eropa. Jati perkebunan kini banyak dibudidayakan di wilayah tropis, tetapi jati Burma yang tumbuh lama tetap menjadi kelas yang paling bernilai.

Did You Know?

Did you know?
Daya tahan jati yang luar biasa berasal dari 2-methylanthraquinone, senyawa alami di inti kayunya yang dapat mengusir rayap, jamur, dan penggerek laut. Pertahanan kimia ini sangat efektif sehingga kayu jati menjadi kayu standar pembuatan kapal bagi angkatan laut Asia Tenggara dan Eropa — kapal perang Angkatan Laut Kerajaan Inggris dibangun dengan kayu jati Burma sejak abad ke-18 dan seterusnya. Beberapa bangunan jati di Myanmar berusia lebih dari 1.000 tahun dan masih kokoh secara struktural.

Extraction & Chemistry

Extraction method: Distilasi uap atau ekstraksi pelarut serpihan kayu Tectona grandis. Inti kayunya adalah sumber aromatiknya — kayu gubal kurang harum. Hasil minyak tidak terlalu besar. Ekstraknya mengandung campuran kompleks termasuk 2-methylanthraquinone, asam organik, dan senyawa fenolik yang diidentifikasi melalui analisis pirolisis. Jati perkebunan dari India, india, dan Myanmar merupakan sumber utamanya. Minyak jati murni tingkat wewangian relatif jarang dibandingkan dengan minyak kayu lainnya.

↑ See Terroir & Origins for origin-specific methods.

Molecular FormulaCampuran kompleks (ekstrak kayu); tidak ada rumus molekul tunggal
CAS Number93334-56-6 (ekstrak kayu Tectona grandis)
Botanical NameTectona grandis
IFRA StatusTidak ada pembatasan yang diketahui
SynonymsJati
Physical Properties
Odor StrengthSedang
Lasting Power200 jam
AppearanceCairan kental berwarna kuning pucat hingga amber

In Perfumery

Kayu jati berfungsi sebagai nada dasar dalam komposisi, memberikan kontribusi kedalaman kayu yang hangat, kering, dan kasar. Karakternya yang sedikit tajam dan warna dasar smoky membuatnya berguna dalam komposisi kayu maskulin dan unisex yang memerlukan aroma kayu yang lebih kering dan keras — berbeda dari tekstur kayu cendana yang lembut atau manisnya kayu vanila. Pasangan jati dengan aksen kulit, akar wangi, tembakau, dan rempah-rempah gelap. Dalam wewangian modern, wewangian ini terkadang sebagian direkonstruksi dari molekul kayu sintetis yang dicampur dengan ekstrak jati alami, karena minyak jati murni tidak tersedia secara luas seperti minyak kayu lainnya.

See Also

Premiere Peau Perfumery Glossary. Explore all 75 ingredient entries