Apa Itu Truffle dalam Dunia Parfum? | Première Peau
| Category | MUSK, AMBER, BAU HEWAN |
| Subcategory | beraroma tanah · berbau belerang · berbau hewani |
| Origin | |
| Volatility | Nada Dasar |
| Botanical | Tuber melanosporum (truffle hitam) / Tuber magnatum (truffle putih) |
| Appearance | ekstrak kental cokelat tua hingga amber |
| Odor Strength | Sangat Kuat |
| Producing Countries | Prancis, Italia, Spanyol, Australia |
| Pyramid | Dasar |
Ruang bawah tanah yang lembap, tanah yang dibalik, bau belerang yang tajam. Aroma truffle seperti bagian bawah hutan — bukan kanopi, bukan daun-daunnya, melainkan apa yang terjadi di bawah tanah tempat jaringan mikoriza memakan akar pohon ek dalam kegelapan.
Scent
Evolution over time
Immediately
After a few hours
After a few days
Terroir & Origins
Indicative 2025 wholesale prices.
The Full Story
Did You Know?
Extraction & Chemistry
Extraction method: Absolut truffle alami (CAS 85085-76-3, dari Tuber melanosporum) diperoleh melalui ekstraksi pelarut menggunakan heksana atau etanol, menghasilkan ekstrak gelap dan kental yang digunakan dalam konsentrasi jejak. Ekstraksi CO₂ superkritis semakin banyak digunakan — kondisi optimal sekitar 30 MPa selama 3 jam — menghasilkan profil aromatik yang lebih bersih yang lebih baik dalam mempertahankan senyawa sulfur volatil yang sensitif terhadap panas. Data hasil untuk absolut truffle tidak distandarisasi; bahan ini tidak diproduksi dalam skala industri parfum seperti halnya absolut mawar atau melati. Rekonstruksi sintetis jauh lebih umum dalam praktik. Karakter truffle putih: 2,4-dithiapentana (bis(metiltio)metana, CAS 1618-26-4), senyawa organosulfur turunan petroleum yang digunakan dalam pengenceran ekstrem. Karakter truffle hitam: dimetil sulfida (CAS 75-18-3) yang dicampur dengan 2-metilbutanal dan 1-okten-3-ol (alkohol jamur, CAS 3391-86-4). Para peneliti telah menunjukkan bahwa 2,4-dithiapentana alami dan sintetis dapat dibedakan melalui analisis rasio isotop 12C/13C — senyawa asal jamur lebih kaya 13C dibandingkan dengan yang berasal dari petroleum.
↑ See Terroir & Origins for origin-specific methods.
| Molecular Formula | N/A — ekstrak alami kompleks (odor utama: bis(metiltio)metana C₃H₈S₂, dimetil sulfida C₂H₆S) |
| CAS Number | 85085-76-3 |
| Botanical Name | Tuber melanosporum (truffle hitam) / Tuber magnatum (truffle putih) |
| IFRA Status | Tidak ada pembatasan yang diketahui |
| Synonyms | tuber, truffle hitam, truffle putih, tartufo, truffe noire, truffe blanche, truffle Périgord, truffle Alba |
| Physical Properties | |
| Odor Strength | Sangat Kuat |
| Appearance | ekstrak kental cokelat tua hingga amber |
In Perfumery
Truffle berfungsi sebagai nada dasar dan bahan khas dalam komposisi gourmand, animalik, dan avant-garde. Molekul utamanya — 2,4-dithiapentane untuk truffle putih, dimetil sulfida untuk truffle hitam — bekerja pada konsentrasi bagian per miliar, jauh di bawah deteksi sadar, namun mereka merestrukturisasi seluruh kesan olfaktori dari sebuah formula. Pada dosis yang tepat, truffle menambahkan nuansa tanah, musk, hampir seperti naluriah yang tidak dapat ditiru oleh bahan lain. Ia menjembatani kesenjangan antara manis gourmand dan kegelapan animalik. Secara fungsional, truffle bekerja sebagai modifikator dan fiksatif: memperpanjang ketahanan nada dasar sekaligus memperkenalkan kualitas mineral bawah tanah yang menyeimbangkan bahan yang lebih manis atau lebih mudah menguap di atasnya. Ia berpadu dengan cokelat hitam, tinta cumi, kulit, oud, dan kayu tua. Dalam parfum avant-garde dan niche, truffle menandakan sebuah keberangkatan yang disengaja dari keindahan konvensional — sebuah bahan yang dipilih bukan untuk menyenangkan tetapi untuk mengganggu dan memikat. Première Peau's Albatre Sépia (/products/albatre-sepia-white-truffle-ink-perfume) menggunakan truffle putih sebagai jangkar struktural bersama tinta dan elemen gourmand, mengeksplorasi sisi paling berwarna tinta dan litografis dari bahan tersebut.
See Also
Premiere Peau Perfumery Glossary. Explore all 75 ingredient entries