Satu atau beberapa item dalam keranjang Anda merupakan pembelian berulang atau tertunda. Dengan melanjutkan, saya menyetujui kebijakan pembatalan dan memberi wewenang kepada Anda untuk membebankan metode pembayaran saya sesuai harga, frekuensi, dan tanggal yang tertera di halaman ini hingga pesanan saya terpenuhi atau saya membatalkan, jika diizinkan.
Manis, mengandung resin, dan yang mengejutkan bersifat sitrat — seperti kemenyan yang disilangkan dengan kulit jeruk nipis, dibakar di atas batu yang hangat. Palo santo adalah aroma hutan kering Amerika Selatan saat senja: berdebu, aromatik, dan sakral.
Pembukaan jeruk cerah - kulit jeruk nipis dan jeruk bali merah muda - yang terasa aneh jika berasal dari kayu. Dalam beberapa menit, inti resinous-balsamic muncul ke permukaan: hangat, sedikit mint (dari mentofuran), dengan kualitas dupa kering yang mengingatkan pada kemenyan tetapi lebih lembut dan manis. Kurang berasap dibandingkan kayu guaiac, kurang tajam dibandingkan kayu cedar, lebih bercahaya dibandingkan kayu cendana. Rasa keringnya lembut dan hangat, dengan sedikit rasa manis karamel dan kedalaman kayu yang persisten.
Evolution over time
Immediately
Immediately
After a few hours
After a few hours
After a few days
After a few days
Terroir & Origins
Indicative 2025 wholesale prices.
The Full Story
Minyak Palo Santo disuling dengan uap dari inti kayu Bursera Graveolens, pohon dalam famili Burseraceae — famili tumbuhan yang sama dengan kemenyan (Boswellia) dan mur (Commiphora). Pohonnya tumbuh di hutan tropis kering di Ekuador, Peru, dan sebagian Amerika Tengah. Minyak atsiri didominasi oleh limonene (sekitar 51%), dengan alpha-phellandrene (sekitar 35%), sabinene, mentofuran, dan alpha-terpineol sebagai konstituen sekunder. Kandungan limonene yang tinggi memberikan aroma sitrat yang membedakannya dari kayu keramat lainnya.
Pemanenan dan Etika
Secara tradisional, hanya kayu dari pohon mati yang ditebang secara alami yang digunakan – senyawa aromatik berkembang selama proses dekomposisi selama tiga hingga lima tahun di lantai hutan. Pohon yang hidup menghasilkan minyak wangi yang jauh lebih sedikit. Operasi pemanenan berkelanjutan di Ekuador hanya mengumpulkan kayu mati. Bursera graveolens saat ini tidak terdaftar dalam CITES, namun Ekuador membatasi ekspor kayu gelondongan mentah, dan Peru telah memberlakukan larangan pemanenan secara berkala untuk melindungi populasi kayu liar.
Dalam Parfum
Palo santo menempati posisi yang unik: secara bersamaan berkayu, resin, dan sitrat. Warna dasar resin seperti kemenyan memberikan kualitas sakral, sedangkan bagian atas berbahan limonene memberikan kesegaran yang tak terduga. Ia bekerja sebagai nada dasar dengan radiasi nada hati yang kuat. Dalam komposisinya, ia menjembatani antara aroma dupa dan struktur kayu jeruk. Ini berpasangan secara alami dengankemenyan,kayu cedar,akar wangi, dan bangkit. Jangan bingung dengan Bulnesia sarmientoi (juga disebut palo santo di Amerika Selatan), yang merupakan pohon yang menghasilkankayu guaiacminyak.
Did You Know?
Did you know?
Kayu Palo Santo baru mengeluarkan aroma khasnya setelah pohonnya mati dan tergeletak di lantai hutan selama tiga sampai lima tahun. Selama dekomposisi ini, proses enzimatik dan mikroba mengubah terpen kayu menjadi senyawa aromatik yang memberi minyak karakter dupa jeruk yang khas. Pohon palo santo yang hidup hampir tidak berbau seperti kayu suci yang dibakar dalam upacara.
Extraction & Chemistry
Extraction method: Penyulingan uap inti kayu dari pohon Bursera Graveolens yang mati dan tumbang secara alami. Senyawa aromatik tersebut berkembang selama periode pematangan post-mortem selama tiga hingga lima tahun seiring dengan pembusukan kayu di lantai hutan – kayu hijau yang baru ditebang hanya menghasilkan sedikit aroma. Hasil minyak relatif rendah. Operasi berkelanjutan di Ekuador hanya memanen kayu mati dari lahan hutan kering yang dikelola.
N/A — minyak esensial kompleks (komponen utama: limonena C₁₀H₁₆)
CAS Number
94279-74-6
Botanical Name
Bursera graveolens
IFRA Status
Tidak ada pembatasan yang diketahui
Synonyms
Holy Wood, Santo Palo
Physical Properties
Odor Strength
Sedang
Lasting Power
24+ jam
Appearance
Cairan kental berwarna kuning pucat hingga amber
Specific Gravity
0,930 sampai 0,970 @ 20 °C
Refractive Index
1,475 sampai 1,490 @ 20 °C
In Perfumery
Palo santo berfungsi sebagai base note dengan difusi top note yang tidak biasa, karena kandungan limonene yang tinggi (sekitar 51%). Karakter ganda ini — kecerahan sitrat dibandingkan kedalaman kayu resin — menjadikannya unik secara struktural. Ini berfungsi sebagai jembatan antara aroma sakral dupa dan komposisi kayu segar. Pada struktur oriental dan kayu-amber, ia memberikan kehangatan tanpa rasa berat. Sisi resinnya yang seperti kemenyan mendukung komposisi berasap dan meditatif. Kandungan mentofuran menambahkan nuansa sejuk dan mint yang mengangkat profil secara keseluruhan. Palo santo semakin banyak digunakan dalam wewangian khusus sebagai alternatif kayu cendana yang sudah habis dan kualitas kemenyan yang terbatas.